Anggota Komisi E DPRD DKI Kecam Keras Dugaan Pelecehan Anak di Jagakarsa
GOJAK! – Anggota Komisi E Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira mengecam keras kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di kawasan Jalan Jeruk, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Farah menegaskan bahwa kejadian ini merupakah alarm keras bagi seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah betapa pentingnya perlindungan anak. Legislator Golkar ini juga menyoroti bahwa terduga pelaku pada kasus ini juga masih di bawah umur.
“Peristiwa ini bukan hanya persoalan kriminal, tetapi juga persoalan sosial dan pendidikan yang harus ditangani secara bersama-sama. Perlindungan anak tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum setelah kejadian, namun harus dimulai dari upaya pencegahan di keluarga, sekolah, dan masyarakat,” ujar Farah dalam keterangannya, Rabu (15/07).
- Anggota Komisi E DPRD DKI Kecam Keras Dugaan Pelecehan Anak di Jagakarsa
- Pemprov Luncurkan Klinik Hewan Keliling Demi Jakarta Bebas Rabies
- Udah Siap Belom? Jalan-jalan ke Blok M Sambil Kulineran Gultik Yuk!
- Gubernur Jakarta Bakal Bahas Tarif Transjakarta
- Pemprov DKI Mau Bangun Jembatan ‘Gembok Cinta’
Sebagai langkat konkret, Farah memastikan akan membawa isu ini dalam rapat kerja di Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta. Ia berkomitmen untuk mendorong penguatan pengawasan terhadap program perlindungan anak.
“Saya akan mendorong sinergi yang lebih efektif antara Dinas Pendidikan, Dinas PPAPP, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Kami akan memastikan anggaran perlindungan anak benar-benar memberikan manfaat nyata. Jangan sampai ada lagi anak-anak Jakarta yang menjadi korban karena lemahnya pencegahan dan pengawasan,” pungkasnya.





